Tau Diri
Sudah ku upayakan untuk melupakan, tapi kecil kesanmu masa itu melekat cukup kuat dan bertahan. Aku putuskan mengambil jalan lain, jalan penerimaan lalu menikmatinya. Menikmati setiap upayaku berbuah kegagalan sebab dalam tiap tindakan yang ku ambil, “Aku masih mengingatmu.” Sesekali aku lupa, tapi ingat… lalu lupa dan ingat lagi hingga terkadang aku mengeluh pada Tuhan sambal menangis, “Ya Allah… aku pasrah. Engkau tau aku menyerah pada-Mu atas segala upayaku melupakannya. Aku ingin ketenangan, maka ku mohon permudahkanlah. Aamiin.” Pernah dengar Ritik Sendu berkata, “… urusannya udah selesai, tapi akunya belum.” Dan mungkin itu yang sedang ku alam saat ini. Menganggap semuanya sudah kembali membaik, tapi aku belum sepenuhnya pulih. Aku menyadari ini salah, keliru, dan tidak baik untuk diriku. Tapi tolong tujukkan padaku, bagaimana mengatasi itu? Mengkoreksi diri? Itu sudah ku lakukan. Aku sudah flashback masa-masa itu dan adakah yang keliru dari diriku? Ya, kekeliruan itu adala...